Bagaimana Diagnosis Trigliserida? Dan Jenis Obat Yang Digunakan

Trigliserida merupakan lemak yang tidak berguna didalam tubuh, tetapi lemak ini akan digunakan dan diubah menjadi energi. Kendati demikian, apabila lemak ini mengalami peningkatan maka bisa menyebabkan beberapa risiko seperti menumpuknya lemak. Selain itu, lemak ini sendiri biasanya dipicu karena beberapa makanan yang anda konsumsi seperti susu dan daging

Jika penumpukan lemak trigliserida meningkat maka akan menimbulkan beberapa risiko penyakit seperti jantung, pankreastitis hingga penyakit arteri coroner. Oleh sebab itulah, penyakit ini sendiri biasanya kerap menyerang seseorang yang menderita obesitas maupun diabetes. Biasanya kondisi seperti ini paling banyak terjadi di Negara-negara berkembang.

Cara mendiagnosis Trigliserida

Trigliserida dengan kadar yang tinggi biasanya akan cukup mudah dideteksi melalui tes darah. Tes ini sendiri adalah bagian dari mengecek kandungan kolestrol. Namun pada pemeriksaan ini sendiri biasanya harus bisa secara rutin paling tidak selama 4-6 tahun sekali. Ini berguna untuk memantai jumlah lemak yang terdapat didalam tubuh kita.

Untuk anda yang ingin memperoleh hasil tes yang cukup akurat maka pasien biasanya juga akan disarankan untuk berpuasa selama kurang lebih 8-12 jam sebelum proses pengambilan darah. Biasanya kadar Trigliserida itu sendiri akan diukur dalam satuan millimeter per desiliter atau mg/Dl. Kemudian penilaian adalah sebagai berikut ini.

  • Kurang dri 150 mg/dL sttusny masih normal
  • 150-199 mg/dL statusnya batas tinggi
  • 200-499 mg/dL statusnya tinggi
  • Lebih dari 500 mg/dL statusnya sangat tinggi.
  • Jika anda memiliki kadar

trigliserida tinggi dan sangat tinggi maka risiko untuk terkena penyakit jantung akan lebih tinggi lagi. Untuk pasien yang mempunyai kadar mendekati 1000 mg/dL maka akan memiliki risiko untuk terkena peradangan pada pancreas dan pankreatitis.

Jenis-jenis obat yang digunakan untuk menurunkan trigliserida

Adapun beberapa jenis obat yang biasanya digunakan untuk menurunkan kadar lemak tersebut didalam tubuh anda. Biasanya juga disertai dengan gaya hidup dan pola makan yang sudah baik. berikut ini beberapa jenis obat-obatan yang biasanya sering digunakan

Fibrat

Jenis obat fibrat ini biasanya digunakan untuk membantu menurunkan kadar lemak tersebut yang terdapat pada tubuh. Kendati demikian, dokter mungkin kurang menyarankan penggunaan obat jenis ini terutama bagi penderita penyakit ginjal dan hati

Statis

Selanjutnya ada jenis obat statin. Dimana obat ini pun ternyata tidak hanya berfungsi untuk menurunkan kolestrol jahat saja tetapi juga bisa membantu untuk menurunkan lemak ini dan mengurangi terjadinya risiko penyakit jantung.

Asam Nikotinat

Ini merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan kadar lemak trigliserida dan kolestrol yang jahat. Selain itu, ada juga penggunaan minyak ikan yang memiliki kandungan asam lemak omega 3

Demikian diagonis dan beberapa jenis obat-obatan yang biasanya digunakan untuk mengobati penderita trigliserida dengan kadar yang tinggi. Anda juga harus sering melakukan konsultasi dengan dokter anda.