Cara Merawat Anakan Burung Cekakak

Cara Merawat Anakan Burung Cekakak

https://www.senapananginpedia.com

Cara Merawat Anakan Burung Cekakak – Burung cekakak di beberapa daerah di Indonesia juga disebut Dengkek.

Spesies burung yang sering mendiami pinggiran sungai ini memiliki warna bulu yang tampak begitu indah. Mereka juga memiliki perbedaan warna dari setiap jenis.

Bukan hanya cantik, burung dengkek juga memiliki suara yang unik.

Burung dengkek atau burung cekakak tersebar di sekitar daerah tropis dan daerah subtropis di seluruh dunia.

Mereka bahkan terlalu banyak yang tinggal di selatan dan timur dari Samudra Pasifik, Australia, Eropa, Amerika dan juga di Afrika.

Seperti ulasan di https://www.senapananginpedia.com kurang lebih masih ada sekitar 90 spesies burung tengkek ini. Semua spesies memiliki ciri-ciri seperti kepala besar, kaki pendek, paruh panjang besar dan kuat, dan juga memiliki warna bulu yang sangat tajam yang cukup menarik. Beberapa jenis burung tengkek yang hidup dan berkembang biak di perairan daerah seperti sungai dan Danau.

Umumnya burung akan memangsa hampir semua spesies air seperti ikan, udang, Katak Kecil dan kepiting dengan cara menukik ke bawah berikutnya menyergap mangsanya.

Ada juga jenis burung yang tinggal di hutan dengan makan hewan seperti kadal, jangkrik, belalang, dan spesies kecil lainnya.

Jika anda memelihara burung ini harus memperhatikan makananya. Anakan burung dengkek lolohan perlu perhatian khusus dalam pemeliharaan. Jika hanya lapar maka mereka akan mengeluarkan suara yang sangat keras.

Lolohan atau anakan mempunyai sistem pencernaan yang cukup cepat, itu sebabnya mereka benar-benar membutuhkan banyak makanan.

Bagaimana cara merawat burung lolohan seperti di bawah ini .. :

* Siapkan semua peralatan (penjepit, pisau, mangkuk, atau juga plash)

* Siapkan makanan (misalnya, seperti daging / ikan / udang / udang / siput / kecoa madagaskar / menggabungkan)

  • Tambahkan lainnya (minyak ikan dan juga kalsium dan juga vitamin)
  • Untuk membuatnya anda bisa cincang daging atau ikan ke tulang halus.

Jika anda melolohkan dengan serangga dalam bentuk jangkrik, menghilangkan kakinya  yang tajam itu. Jika menggunakan udang hilangkan kepalanya.